“AIR PUTIH, Teman Terbaik dan Terdekat Anda” (Bintang Indonesia, Edisi 1082 17 Februari 2012)

Air putih sudah tidak asing lagi bagi keseharian kita. Namun terkadang kehadirannya diabaikan begitu saja, karena mungkin tampaknya tidak istimewa jika dibandingkan dengan minuman dengan rasa atau minuman berwarna lainnya. Tetapi, tahukah Anda bahwa air putih memiliki sejuta manfaat bagi tubuh kita.

Rata-rata tubuh manusia mengandung sekitar 60% air. Air ini tersebar dalam jaringan dan sel-sel tubuh. Air yang masuk ke dalam tubuh berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Lalu, air akan dikeluarkan secara berkala dari tubuh melalui urin, feses, keringat, dan paru-paru (pernapasan). Dalam kondisi sehat atau normal, sekitar 2 Liter air yang diperlukan agar tubuh dapat menjalankan funginya dengan baik.

Kebutuhan air bisa meningkat saat berlatih atau olahraga, juga pada wanita hamil dan menyusui. Begitu pula pada kondisi cuaca yang panas dan dingin, serta dalam keadaan sakit serperti demam tinggi, muntah, dan diare. Pada kondisi seperti ini, tubuh juga perlu rehidrasi melalui minuman elektrolit. Namun, ada penyakit  tertentu yang mengharuskan Anda membatasi jumlah air yang masuk, misalnya pada penyakit gagal jantung dan penyakit ginjal. Hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter Anda.

Sebaiknya tubuh tidak kekurangan air, karena air di dalam tubuh manusia memiliki banyak fungsi, yaitu : sebagai pelarut berbagai zat, kurir untuk menghantarkan nutrisi ke sel-sel tubuh, menghanyutkan sampah tubuh melalui urin dan feses, membantu mencerna makanan yang masuk, mengeluarkan racun dari tubuh, mengatur suhu tubuh, membuat dinding sel, memperbaiki sel kulit yang rusak (menutrisi kulit), serta sebagai pelumas sendi.

Akan tetapi, gaya hidup yang salah bisa juga menjadi penyebab tubuh kekurangan air, misalnya : berada di ruang yang sangat dingin atau sangat panas, kurang minum, merokok, terlalu banyak aktifitas, dan juga terlalu banyak konsumsi teh atau kopi.

Tanda kurang air bisa dilihat dari warna air seni atau urin. Semakin bening warna urin, berarti konsumsi air kita sudah baik. Jika semakin pekat, berarti Anda harus minum lebih banyak lagi. Kurang air menyebabkan ginjal bekerja lebih keras, infeksi saluran kemih, dehidrasi, kurang konsentrasi, pusing, lemas, mulut kering, bahkan pingsan. Hati-hati jika Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan kekurangan air. Jadi, jangan hanya salahkan zat besi kalau Anda sering merasa lemas. Mungkin saja konsumsi air Anda  belum cukup.

Di pihak lain, air juga baik untuk Anda yang ingin menurunkan berat. Jika mulai merasa lapar, cobalah minum terlebih dahulu. Selain itu, pencernaan dapat bekerja lebih baik dan metabolisme tubuh meningkat ketika mengkonsumsi banyak air.

Jadi, mulailah kebiasaan baik dalam mengkonsumsi air. Jangan tunggu sampai haus, itu berarti tubuh Anda sudah mengirim sinyal Anda perlu minum. Minumlah minimal 8 gelas per hari, usahakan air putih.


Latest update on GraceJudio.com