“Stres & Kelebihan Berat Badan”(Bintang Indonesia, Edisi 1080, 3 Februari 2012)

Siapa sih yang tidak pernah mengalami stres? Stres secara biologis diartikan sebagai dorongan yang menyebabkan kondisi tubuh dan pikiran bergeser dari normal. Artinya, bisa membuat tubuh dan pikiran berubah menjadi gembira dan nyaman, atau yang bersifat negatif misalnya membuat mood jelek, asma atau sakit lambung kumat.

Kehidupan modern saat ini penuh dengan kesibukan, deadline, frustasi, dan tuntutan yang bisa membuat stres. Dalam kadar yang kecil, stres bisa membuat Anda bekerja dan memotivasi Anda untuk melakukan yang terbaik. Misal saja ketika tenggat waktu makin dekat, maka Anda dapat lebih berkonsentrasi dan bekerja lebih cepat.

Namun, ketika terus-menerus dalam kondisi penuh tekanan, maka mental dan fisik Anda akan menjadi taruhannya. Misal, setiap pagi Anda harus bangun mengurus anak-anak yang masih balita, mengarungi jalanan yang macet, telat sampai kantor, dimarahi bos, lalu diberi tumpukan pekerjaan dengan tenggat waktu ketat. Stres  seperti ini dapat menyebabkan mood Anda berubah jelek, seperti marah, cemas, dan sedih. Anda juga bisa sulit tidur, tidak bisa berkonsentrasi, atau mengalami  pusing, serta dada sesak.

Orang yang sedang merasa stres seringkali makan lebih banyak, misal lebih sering makan camilan atau porsi makan yang lebih besar. Makanan dapat mengalihkan perhatian dan fokus Anda terhadap rasa marah, takut, cemas, dan emosi negatif lainnya yang ingin Anda singkirkan. Namun demikian, makanan memberi Anda rasa nyaman dan senang sementara saja. Kebiasaan makan yang buruk ini dapat membuat berat badan Anda bertambah. Pada  akhirnya akan muncul stres lainnya yang berhubungan dengan berat badan Anda. Berikut  beberapa tip untuk membantu Anda dalam mengatasi stres.

  1. Hadapi situasi

Stres timbul karena Anda selalu menghindari situasi yang menekan. Daripada lari ke makanan untuk menghindari perasaan tidak suka atau tertekan, lebih baik belajar untuk mengekspresikan perasaan Anda. Pilih komunikasi yang tepat, belajar untuk berkompromi dengan orang lain, berani mengatakan tidak, dan mengatur waktu dengan lebih baik.

  1. Menerima Keadaan

Ada hal-hal yang tidak bisa Anda ubah atau hindari, seperti penyakit, musibah, atau kehilangan orang yang disayang. Cara terbaik untuk mengatasi stres adalah dengan menerima hal-hal tersebut. Untuk meringankan beban Anda, bagilah perasaan dengan orang lain. Anda juga bisa melakukan meditasi untuk membuat diri Anda merasa tenang dan rileks.

  1. Hidup Sehat

Pola hidup sehat adalah salah satu cara untuk mengurangi stres. Biasakan olahraga teratur, makan makanan bergizi, kurangi kafein dan gula, hindari rokok dan alkohol, serta tidur cukup. Cara ini bisa membuat Anda merasa lebih segar dan mood lebih baik.


Latest update on GraceJudio.com