Dr. Grace says:
Begitu mendengar kata diet, biasanya pasti akan terkilas di benak Anda : sakit maag, sengsara, tidak makan malam atau cuma makan nasi segedhe upil. Salah besar ! Bila itu yang Anda bayangkan, ngga heran diet Anda selalu gagal. Diet hanyalah merencanakan apa yang Anda makan, disesuaikan dengan kebutuhan orang tersebut. Misalnya diet untuk penderita diabetes atau asam urat , berbeda dengan diet anak autis atau untuk menurunkan berat badan.
Bila ingin menurunkan berat badan, Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang paling mengenyangkan, tetapi mengandung kalori yang kecil. Kalori adalah satuan bensin yang dibutuhkan untuk menggerakkan mesin tubuh Anda. Contohnya, 1 potong pizza tebal setara dengan 1 gelas nasi putih ditambah dengan satu telapak tangan dada ayam grill ditambah dengan semangkok salad bayam jepang dan sebiji jeruk. Nah coba, mana yang lebih mengenyangkan?
Sekantong kecil kripik kentang setara dengan segelas nasi putih atau 4 telur ayam kampong. Jadi, bila Anda memilih makan cemilan tapi menghindari nasi, ngga heran berat Anda susah turun. Ketahuilah apa saja yang masuk ke mulut Anda, dan rencanakan apa saja yang masuk ke mulut Anda hari itu. Bila malam hari Anda akan pergi makan, usahakan makan siang dalam porsi secukupnya dan tidak berminyak. Bila Anda menghindari makan malam gara-gara makan siang dan cemilan sore terlalu banyak , Anda malah akan kelaparan, susah tidur, lalu makan membabi buta dan akhirnya merasa gagal. Berkonsultasilah dengan ahli gizi Anda untuk mengetahui pola makanan yang baik .
Diet itu hanya merencanakan. Bila Anda tipe orang yang tidak terencana atau suka dadakan, maka tidak heran berat badan Anda juga akan mendadak naik, kemudian mendadak turun dan kemudian naik lagi sesuai dengan sifat Anda. PErbaikilah mulai sekarang.
Ingat, menjadi gemuk adalah pilihan, bukan nasib.

