“Amankah Detoks?” (Fitness Indonesia, edisi Juni 2011)


Q:
Hallo Dr. Grace! Saya berusia 35 dan merasa sudah perlu berdiet nih! Karena dengan tinggi badan sekitar 158cm dan berat badan 75 kg, saya mulai merasa kegemukan. Banyak teman menganjurkan saya menjalani detoks, agar lebih bugar. Caranya hanya memakan buah selama 3 hari, benarkah? Saya tunggu jawabannya segera!
Citra – Bandung

A:
Salah satu trend diet masa kini yang sangat popular adalah detoksifikasi
yang diyakini sebagai proses pengeluaran racun dan mengistirahatkan organ.
Teori detoksifikasi ini sendiri sangat kontroversial, terutama di kalangan
medis.Penggagas diet detoksifikasi ini biasanya adalah dokter naturopati,
atau herbalis.

Dari segi medis, sebetulnya tubuh kita sudah bekerja sangat sempurna.Bila
ada racun yang masuk ketubuh kita melalui makanan/minuman ataupun udara yang
kita hirup, badan kita secara otomatis bekerja membuang zat-zat yang
membahayakan. Organ yang bertanggung jawab untuk proses pembuangan racun
atau detoksifikasi ini adalah paru-paru, hati dan ginjal.

Paru-paru terutama bertanggung jawab mengeluarkan partikel asing atau pun
bakteri yang akan masuk lewat hidung dan pernafasan. Bersama dengan ginjal,
paru-paru menjaga keseimbangan pH darah dengan mengontrol kadar nitrogen,
oksigen, CO2 dan metabolit lainnya. Selama proses metabolisme tubuh
berlangsung, biasanya terbentuk gas dan metabolit tersebut. Bila jumlahnya
berlebihan, maka paru-paru akan mengeluarkannya dari tubuh. Paru ibarat
cerobong asap yang mengeluarkan zat tak dipakai tubuh, sehingga keseimbangan
fungsi tubuh tak terganggu.

Semua nutrisi, hormone, enzyme, juga obat atau zat yang kita makan dan minum
akan melewati hati untuk dimetabolisme. Hati bertugas memecah-mecah hormon
dan enzyme yang tak dipakai lagi dalam tubuh.Darah kita juga dihancurkan di
dalam hati menjadi bilirubin.Zat warna merah yang biasa ada dalam darah,
saat dihancurkan hati akan berubah jadi kuning, yang disebut dengan
bilirubin. Zat ini dibuang kedalam urin atau feces yang membuat
kotoran/kencing kita menjadi kuning. Demikian juga dengan obat , alcohol
atau racun lain yang masuk ke dalam tubuh, pasti akan melewati hati untuk
dinetralisir. Bisa diibaratkan bahwa salah satu fungsi hati adalah seperti
paper-shredder atau mesin penghancur dokumen kantor.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest update on GraceJudio.com