Saya prima, usia saya 30 tahun. 3 bulan lalu saya mengalami hal yang benar-benar membuat saya shock dan depresi, yaitu ketika pacar saya memutuskan hubungan setelah 6 tahun kami menjalaninya. Dan tahun ini seharusnya kami akan menikah.
Sejak kejadian itu, kondisi saya benar-benar buruk. Nafsu makan saya benar-benar tidak ada. Ketika saya paksakan untuk memasukkan makanan, maka saya akan merasa mual, dan beberapa kali muntah. Namun sedikit demi sedikit saya tetap berusaha memasukkan makanan, sekecil apapun itu. Ini berlangsung kurang lebih 2 bulan, hingga saya turun 5 kg.
Saya pikir apa ini ada hubungannya dengan stres yang saya alami? Parahnya, akhir-akhir ini saya juga sering mulai tidak bisa tidur. Badan ini rasanya, sudah tidak karuan. Bagaimana saya bisa membenahi pola makan dan tidur yang sudah kacau ini?
Terima kasih
A:
Dear Prima,
Berat badan memang secara klise dipengaruhi oleh jumlah asupan makanan dan energi yang keluar tiap hari. Dalam kasus Prima, nafsu makan yang berkurang menyebabkan asupan lebih sedikit dari kebutuhan energi, sehingga tidak heran bahwa berat badan berkurang.
Anjuran untuk menambah asupan juga pasti akan susah ditaati karena saat ini Prima dalam kondisi emosi yang campur aduk. Yang pertama kali harus dilakukan adalah menerima bahwa berita pemutusan hubungan sudah terjadi beberapa bulan yang lalu, dan sudah lewat. Seperti bekas disuntik, jarum suntiknya mengenai tubuh Prima beberapa bulan yang lalu, sekarang sudah tidak ada lagi jarum yang menempel di tubuh. Semua sedih atau nyeri akibat kata-kata bekas pacar atau sms yang dia kirim, atau kata-kata orang sekitar yang terekam di benak, telinga, mata atau di hati Prima bila diulang-ulang rekaman kejadiannya maka kenangan terhadap rasa sakit itu akan abadi dan malah akan melukai diri sendiri.
Ijinkanlah untuk memaafkan semua orang yang menyebabkan sakit hati Prima, termasuk diri sendiri. Maafkan juga semua orang yang telah Prima sakiti hatinya karena kejadian tersebut. Maafkan juga semua orang yang Prima persalahkan terkait patah hati Prima.
Mulailah bangkit kembali di tahun yang baru ini. Masa depan seperti apa yang Prima inginkan? Singkirkan semua hal yang tidak mengarah ke masa depan idaman, lakukan semua hal yang menurut Prima sesuai dengan cita-cita Prima. Apakah badan kurus kering dan sakit-sakitan yang Prima idamkan? Apakah menghukum diri (atau menghukum bekas pacar) membantu mencapai hidup bahagia nantinya?
Bila jawabannya adalah tidak, mulailah dengan memasukkan zat gizi yang seimbang dan sehat ke dalam tubuh. Makanan berprotein tinggi seperti ayam, ikan, kedelai dan telur mengandung senyawa tryptophan yang akan diubah menjadi serotonin di otak. Serotonin berperan mengubah mood menjadi baik. Selain itu, protein bermanfaat sebagai bahan pembuat zat kekebalan tubuh. Makanlah dengan cukup energi dari karbohidrat yang baik, sandwich dari roti gandum, oat, beras merah, kentang atau pasta secukupnya untuk makan siang dan malam. Sebagai cemilan bisa dicoba ubi, ketela, crackers, atau, kacang-kacangan. Jangan lupakan sayur dan buah-buahan untuk mendongkrak daya tahan tubuh.
Buah seperti pisang, nanas, alpukat, kiwi, durian membantu meningkatkan serotonin.
Selalu bayangkan masa depan ideal seperti apa yang Prima idamkan. Isi pikiran Prima akan menarik sekitar Prima dan mewujudkan apa yang ada di benak. Tersenyumlah dan bangun mimpi baru. Kemungkinan mendapatkan jodoh baru lebih besar pada wajah yang tersenyum daripada yang cemberut.

