Dear Dr Grace,
Saya Febby, usia saya 25 tahun, bekerja di sebuah perusahaan swasta. Saya butuh berkonsultasi dengan bu dokter, karena sudah hampir putus asa, melihat badan saya ini yang bobotnya naik terus 1 tahun terakhir ini. Tinggi saya 155 cm. Awalnya tahun 2008, bobot saya 48 kg. Kemudian di awal 2009 naik menjadi 50 kg. Mulai pertengahan 2009 hingga tahun ini bobot saya sudah 60 kg. Saya enggak mau bertambah lagi. Gemuk membuat saya terlihat jadi seperti ibu-ibu, pakai baju ini salah, itu salah. Saya merasa enggak bisa modis dalam kondisi seperti ini.
Yang hampir membuat saya putus asa adalah, sejak pertengahan tahun ini saya mencoba berbagai cara untuk berusaha menurunkan berat badan saya, terkadang ada yang bisa menurunkan 1-3 kg, tetapi beberapa lama kemudian naik lagi. Saya berusaha menahan napsu makan, membatasi kapasitas makan saya, sampai lama-lama saya merasa tersiksa, tapi juga tidak membuat badan ini menyusut. Apa yang harus saya lakukan, dok? Setidaknya saya ingin bisa turun hingga 50 kg, untuk langkah pertamanya. Apa saja yang bisa saya makan, sehingga tidak mempengaruhi bobot tubuh saya lagi, dan bagaimana mengerem napsu makan tanpa merasa tersiksa? Oya, jika mungkin membantu, golongan darah saya O. Tolong bantu saya ya dokter Grace, setidaknya di tahun 2011 saya bisa kembali seperti dulu.
Terima Kasih.
A:
Halo Febby,
Untuk menurunkan berat badan cobalah menu berikut :
Pagi : buah
Siang: nasi setengah porsi biasa ditambah dengan ayam/ikan/tahu/tempe/telur 2 potong yg dimasak tanpa minyak dan sayur mayur
Malam : sup sayuran dengan ayam/ikan/tahu/tempe/telur. Sayur boleh dimakan sebanyak mungkin.
Untuk snack sementara buah aja dulu sampai mendapatkan berat yang diinginkan. Pola makan untuk mempertahankan berat badan adalah tengah-tengah antara pola makan sehat untuk menurunkan berat badan dan pola makan skg yg febby jalani,baik dari segi porsi maupun jenisnya.
Berat badan kita tidak tergantung pada golongan darah. Memang bisa saja berat badan turun karena diet golongan darah, karena tanpa disadari jenis dan banyaknya makanan berkurang dibandingkan sebelumnya.
Diet golongan darah menekankan bahwa masing2 golongan darah tdk dpt mentolerir makanan tertentu dan bila ini terjadi maka akan menimbulkan penyakit atau kelainan lain.
Naik atau turunnya berat badan selalu karena jumlah energi makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak sesuai dengan bensin yang kita keluarkan. Makanan yang manis, dari olahan tepung dan berlemak mengandung banyak bensin atau energi, sehingga bila banyak mengkonsumsi makanan ini akan menaikkan berat badan.
Masalahnya adalah bukannya kita tidak tahu bahwa makanan itu tidak baik, bukan? Saya kira problemnya adalah kontrol diri. Pada bayi letak sistem kontrol ini adalah pada perut bayi tersebut. Bila bayi tsb lapar akan menangis dan bila sudah kenyang maka bayi tsb tdk mau lagi menyusu.
Pada orang yang memiliki problem berat badan, kontrol ada di kepala dan di mata. Selama makanan belum habis, maka orang tsb tdk berhenti makan, meskipun perut sdh kekenyangan. Bila mata atau telinga diiming2i dengan makanan, maka orang tersebut akan mulai makan tanpa mendengarkan perutnya.
Saran saya adalah mulai mendengarkan perut untuk latihan kontrol diri. Bila mau, pasti bisa. Bila pikiran bawah sadar selalu mensabotase dan membuat jadi gagal, maka pertimbangkan untuk mencari terapi profesional. Jangan lupa untuk memulai tahun baru dengan resolusi untuk lebih memperbaiki diri sendiri ya..

