Q:
Dear Dokter GraCe…
Sebentar lagi bulan puasa. Sebuah kewajiban yg mmg hrs sy lakukan. Tapi 2 tahun terakhir ini puasa sy terganggu karena maag. Bagaimana sy bisa menjalankan puasa penuh dok, dengan kondisi maag sy ini. Apa ada cara aman untuk menyiasatinya? Terima kasih, dok.
Dienawati, 20 thn
A:
Dear Dienawati,
Penderita sakit lambung kronis boleh saja berpuasa. Tetapi bila penyakit lambung tersebut sudah berupa tukak lambung, maka sebaiknya berkonsultasilah dulu pada dokter ahli sebelum mulai berpuasa.
Prinsipnya, setelah berpuasa selama berjam-jam, jangan membebani kerja lambung dengan makan makanan yang berporsi besar, yang memicu asam lambung atau bertemperatur ekstrim.
Untuk berbuka puasa, minumlah segelas teh hangat suam-suam kuku dengan gula atau madu untuk menaikkan kadar gula darah pelan-pelan. Boleh tambahkan 1 potong tajil. Ini sudah cukup untuk mengisi lambung. Buka puasa awal dengan porsi yang banyak akan memicu asam lambung meningkat produksinya secara tiba-tiba. Hindari minuman bersoda atau kopi.
Setelah sholat maghrib makanlah dengan porsi kecil, segelas nasi putih beserta lauk pauk. Hindari :
– cabe dan merica
– makanan asam
– makanan bergas : sawi, kol, nangka, ubi-ubian
– makanan yang mengandung pengenyal seperti mie.
– batasi santan atau makanan dengan kadar minyak tinggi seperti krim karena sering kali mengiritasi saluran cerna bawah.
Setelah sholat isya, bila masih berasa lapar Anda bisa mengisi perut dengan biskuit atau 1 jenis kue basah.
Untuk sayur, pilihlah makanan berkarbohidrat yang tahan lama dalam darah seperti nasi merah, ditemani dengan protein seperti lauk pauk dalam porsi secukupnya. Atau bisa saja roti dan segelas kecil susu rendah lemak.
Menjelang imsyak bila dirasa kurang, tambahkan sup sayuran dengan ayam/tahu/ikan.
Minumlah air yang cukup untuk bekal seharian berpuasa.
Selamat menjalankan ibadah puasa!

