Bahaya Hepatitis

Diambil dari insert dr. Grace Judio Kahl, M.Sc, M.H, CHT saat menjadi narasumber dalam Cosmopolitan Health Club 19 September 2012 pk. 08.00-09.00.

Hi Cosmoners,
Tentunya istilah penyakit hepatitis sering kali terdengar di telinga kita. Apa sih sebetulnya hepatitis itu?

Hepar adalah hati atau liver, itis adalah radang. Jadi hepatitis adalah radang hati. Kadang gejalanya tidak khas, seperti mual, lemas, atau gampang capai. Gejalanya pun bisa mirip flu. Hepatitis bisa juga diiringi oleh demam yang biasanya tidak begitu tinggi (suhu lebih dari 39C). Namun, satu gejala yang khas adalah warna air seni menjadi gelap seperti air teh, diikuti dengan mata dan badan menjadi berwarna kuning. Dua gejala terakhir ini adalah gejala klasik penyakit hepatitis.

Bila berlanjut, gejala gejala hepatitis dapat menjadi sangat berat, disertai penurunan kesadaran sampai koma. Ini disebut sebagai Hepatitis Fulminan.

Apa penyebab hepatitis?
Virus paling banyak menyebabkan hepatitis. Jenis virusnya bisa virus hepatitis A, B, C, D, E, F, sampai G. Virus hepatitis A biasanya menular lewat air liur dan feses. Virus hepatitis B menular melalui cairan tubuh seperti liur, air mani, cairan vagina, dan darah. Virus bisa juga terdapat pada keringat, urin, dan air mata, tetapi jumlahnya sangat sedikit dan resiko penularannya rendah. Jadi berjabat tangan dengan penderita hepatitis B, menurut para ahli, tidak menularkan penyakit ini.

Virus hepatitis C adalah virus yang paling ditakuti karena sering kali menimbukan penyakit hepatitis yang tanpa gejala dan bersifat menahun. Tiba-tiba saja si penderita sudah dalam stadium berat sehingga kondisi hati carut marut. Peristiwa ini disebut dengan sirosis. Virus inilah yang paling banyak menyebabkan gagal hati sehingga penderita sampai harus transplantasi hati.

Penyebab lain adalah bakteri, misalnya leptospira yang bisa ditularkan oleh air seni tikus. Jadi, jangan anggap enteng bila rumah Anda banyak dihuni oleh tikus.

Terlalu banyak minum alkahol juga bisa menyebabkan hepatitis, demikian juga bila Anda memiliki berat berlebih dan mengalami perlemakan hati.

Bagaimana pencegahannya?
Selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan makanan kita membantu mencegah terinfeksi hepatitis A.

Hepatitis A dan B ada vaksinasinya. Jadi, usahakan lindungi diri dan keluarga dengan vaksinasi, ya Cosmoner. Jangan lupa bahwa vaksin ini harus sering-sering diulang, biasanya setahun sekali. Sebelum vaksinasi ada baiknya kita cek dulu lewat pemeriksaan laboratorium untuk melihat kadar antibodi terhadap virus tersebut. Bayi baru lahir sangat rentan terekspos virus hepatitis B. Jadi pastikan bayi Anda tervaksinasi dan jangan lupa booster-nya ya, Cosmoner.

Hindari berganti-ganti pasangan. Bila Anda harus berhadapan dengan jarum, pastikan jarum tersebut baru dan steril. Misalnya saat tindik, tato, suntik atau akupunktur. Bila Anda bercukur atau pedikur manikur, pastikan alat yang dipakai sudah disterilkan dulu.

Bila Anda atau keluarga harus menerima darah donor, pastikan sudah bebas dari virus hepatitis B atau C.

Hepatitis karena perlemakan hati dan alkohol adalah jenis radang hati yang timbul karena gaya hidup kita. Dan, bisa kita kendalikan dengan mudah.

Hindari makanan berlemak, dan banyaklah bergerak dan berolahraga.

Nah Cosmoners, tidak susah bukan? Ingat kan bahwa mencegah lebih baik dan lebih mudah daripada mengobati.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest update on GraceJudio.com