“AMANKAH MAKANAN SIAP SAJI ANDA?”(Bintang Indonesia, Edisi 1092 27 April 2012)

Kehidupan sekarang menuntut kita untuk bergerak lebih cepat. Jalan lebih cepat, bekerja lebih cepat, berpikir lebih cepat dan tidak ketinggalan makan lebih cepat. Pola hidup seperti ini membuat banyak diantara kita yang akhirnya tidak sempat untuk memasak dan “terpaksa” memilih makanan yang cepat juga.

Fast Food = Junk Food ?

Banyak orang yang keliru menganggap bahwa fast food merupakan junk food. Istilah junk food diberikan pada makanan yang tidak memiliki nilai nutrisi yang baik atau sering disebut sebagai makanan sampah. Oleh karena itu  junk food adalah makanan yang tidak berguna bagi tubuh apabila dikonsumsi. Sedangkan fast food diartikan sebagai makanan siap saji. Makanan siap saji yang dimaksud adalah jenis makanan yang dikemas, praktis, atau diolah dan disajikan dalam waktu yang singkat dan mudah dalam hitungan beberapa menit saja.

Jenis dan kandungan nutrisi

Ada beberapa jenis makanan yang dihadirkan  restoran cepat saji antara lain ayam goreng, kentang goreng, hamburger, pizza, dan sebagainya. Kebanyakan fast food yang beredar di pasaran mengandung kadar lemak tinggi, rendah zat besi, rendah kalsium, rendah serat makanan, rendah vitamin A dan C.

Menurut WHO (World Health Organization), ada beberapa jenis junk food seperti gorengan, makanan kaleng, makanan asinan, daging yang diproses dan berlemak serta jeroan, olahan keju, dan mie instant, yang mengandung banyak sodium (bagian dari garam), gula (terutama gula buatan), kolesterol, dan lemak jenuh (jenis lemak yang merangsang hati untuk memproduksi kolesterol). Bila zat-zat tersebut tertimbun dalam tubuh, dapat menimbulkan banyak penyakit seperti darah tinggi, gangguan jantung, dan kanker.

Dampak Konsumsi Makanan Siap Saji

Makanan siap saji dapat dijadikan pilihan makanan yang baik bagi yang membutuhkan kecepatan, kenyamanan, terjamin kebersihannya, lezat rasanya, praktis, dan harganya relatif murah serta sedikit keluar tenaga. Disamping keuntungannya tersebut, terdapat juga sisi negatif yang timbul dari makanan siap saji yakni zat-zat aditif yang terkandung di dalamnya dapat mempengaruhi kesehatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Tips memilih makanan siap saji

  • Selektif dalam pemilihan menu / jenis bahan makanan. Lebih diutamakan makanan-makanan yang mengandung rendah lemak, lemak jenuh, dan kolesterol, misalnya: es krim diganti yoghurt rendah lemak, kue manis/ donat dengan roti gandum dengan selai buah buatan sendiri, kentang goreng dengan kentang rebus.
  • Pilihlah yang dressing nya dikemas secara terpisah sehingga Anda dapat mengontrol pemakaiannya.
  • Usahakanlah membuat makanan siap saja sendiri. Anda dapat membuatnya pada hari libur, kemudian disimpan dalam lemari pendingin untun beberapa hari kedepan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest update on GraceJudio.com